Rabu, 22 Januari 2014

Lanjutan Bab 1

B. Kerajaan Hindu-Buddha
1.      Kerajaan Kutai
a.       Terletak di sungai Mahakam, Kab. Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur
b.      Terbentuk pada abad ke IV
c.       Nama kerajaan berasal dari tempat penemuan Prasasti Yupa di Kab. Kutai Kartanegara
d.      Prasasti ditulis dengan huruf Pallawa dan berbahasa Sansekerta di atas menhir sebanyak 7 buah
e.       Kehidupan Politik :
·   Kudungga
1.       Raja pertama kerajaan Kutai
2.      Namanya orang asli Indonesia
3.      Kedudukannya hanya kepala suku
·   Aswawarman
1.      Raja kedua kerajaan Kutai
2.      Disamakan dengan dewa Ansuman (Dewa Matahari)
3.      Wangsakerta (Pendiri keluarga raja)
4.      Melakukan perluasan wilayah dengan Asmawedha*
·   Mulawarman
1.      Raja ketiga dan raja terbesar
2.      Alasan raja terbesar : Dalam prasasti Yupa,  berisikan bahwa Mulawarman menyedekahkan 20.000 ekor lembu untuk para Brahmana
3.      Dalam prasasti Yupa juga mencatat tentang Waprakeswara = Tempat pemujaan dewa Syiwa
f.       Keadaan Masyarakat
·   Besarnya kerajaan Pallawa yang beragama Siwa membuat Kutai menjadi penganut terbanyak
·   Adanya brahmana menjadi penting untuk upacara kurban

* Asmawedha = Cara mengetahui luas wilayah kerajaan dengan pelepasan kuda

2.      Kerajaan Tarumanegara
a.       Tarum : Nila/Biru
b.      Didirikan oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman tahun 358 M
c.       Ibukota : Bogor, dekat Sungai Cisadane, Jawa Barat
d.      Kehidupan politik :
·   Rajadirajaguru Jayasingawarman (358 M - 382 M)
·   Dharmayawarman (382 M - 395 M)
·   Purnawarman (RAJA TERBESAR) :
1.      Membentuk suasana yang damai dan tentram
2.      Membangun ibukota baru di Sundapura tahun 395 M
3.      Dalam Prasasti Tugu penggalian sungai Gomati sepanjang 11 Km yang selesai dalam 21 hari
4.      Dalam Prasasti Ciareuteun, ia merupakan titisan dewa Wisnu. Isi prasastinya Raja punya kekuasaan dan kebijakan
5.      Corak ekonomi : Agraris karena dekat dengan sungai
Prasasti Ciareuteun dan telapak kaki Purnawarman
       e.       Peninggalan / bukti sejarah :
           ·   Prasasti Ciareuteun
           ·   Prasasti Muara Cianten
           ·   Prasasti Kebon Kopi
           ·   Prasasti Jambu
           ·   Prasasti Cidanghiang
           ·   Prasasti Tugu
           ·   Prasasti Pasir Awi
           ·   Candi Batu Jaya

f.       Candrabhaga, merupakan kota penting di kerajaan ini. Kini kota tersebut bernama Bekasi.

3.      Kerajaan Sriwijaya
a.       Ibukota : Palembang, dekat Sungai Musi, Sulawesi Selatan
b.      Bentuk ekonomi : Maritim, alasan :
·   Berada di daerah perdagangan
·   Banyak armada kapal yang kuat
·   Diapit 2 selat besar yakni selat Sunda dan selat Malaka
·   SDA : Hasil tambang dan hasil hutan besar
·   Runtuhnya kerajaan Funan
·   Pendapatan dan perdagangan ekonomi surplus
c.       Kehidupan politik
·   Daputa Hyang
·   Balaputra Dewa (TERBESAR), alasan:
1.      Politik luar negeri
a.      Mengirim tokoh ke India untuk belajar agama di  Nalanda dan Cholamandala
b.      Membangun asrama untuk mahasiswa di India
2.      Hubungan dengan Cina
a.      Cina mengirim Itshing untuk belajar bahasa Sansekerta
b.      Cina kirim pendeta untuk menerjemahkan kitab-kitab agama
3.      Dari poin 1 dan 2, Sriwijaya punya pendeta besar, yakni Dharmapala dab Sakyakirti
·   Sanggrama Wijayatunggawarman
d.      Bukti sejarah / peninggalan :
·   Prasasti Kota Kapur    : Mencatat ekspedisi di luar Sumatera
·   Prasasti Ligor              : Mencatat ibukota Sriwijaya
·   Prasasti Kedukan Bukit
·   Prasasti Talang Tuo
·   Prasasti Telaga Batu
·   Prasasti Karang Berahi
e.       Penyebab keruntuhan :
·   Muncul kerajaan Siam
·   Adanya ekspedisi Pamalayu yang dilakukan Singasari
·   Diserang 2 kerajaan besar :
1.      Cholamandala
2.      Majapahit (Misi Gajah Mada)
·   Muncul kerajaan Islam (Samudra Pasai)

4.      Kerajaan Mataram Kuno
a.       Muncul abad ke VIII
b.      Wilayah kekuasaan daerah Jawa Tengah (dari Pekalongan hingga Wonogiri) hingga Daerah Istimewa Yogyakarta
Candi Borobudur, bukti kesuksesan
Samaratungga dalam kepemimpinannya
   c.       Raja terkenal   :
·   MATARAM HINDU (DINASTI SANJAYA)
     1.      Sanjaya               :Pendiri wangsa Sanjaya
  2.  Rakai Pikatan :Menikah dengan Pramodyawardhani, sehingga adanya toleransi beragama*
     3.      Balitung               :Membuat Prasasti Kedu
  4 Rakai Kayuwangi :Mengatasi pemberontakan Empu Kambayoni
·   MATARAM BUDDHA (DINASTI SYAILENDRA)
1.      Samaratungga             :Membangun candi Borobudur
2.      Pramudyawardani       :Menikah dengan Rakai Pikatan sehingga adanya toleransi beragama*

* Toleransi beragama, karena Rakai Pikatan yang beragama Hindu menikah dengan Pramudyawardhani yang beragama Buddha sehingga menyatukan kerukunan 2 kerajaan besar tersebut

Peta Mataram Kuno
sebelah kiri Mataram Hindu-Buddha di Jateng dan
sebelah kanan Mataram Hindu di Jatim (Medang Kamulan)
d.      Mataram Kuno kuat karena :
·   Alam yang subur, karena dikelilingi gunung api (Merapi dan Merbabu)
·   Corak ekonomi agraris, karena dikelilingi gunung api dan dilintasi sungai Bengawan Solo
·   Kondisi politik damai dan tentram, karena adanya toleransi beragama
·   Pemimpin yang bijaksana
·   Adanya jalinan hubungan politik dan kerjasama dengan baik, diantaranya:
1.      Kerajaan Sriwijaya, karena adik Pramudyawardhani, Balaputra Dewa memimpin disana.
2.      Kerjaan Malaka
e.       Peninggalan kerajaan Mataram Kuno
·   Prasasti:
1.      Canggal           : Pendirian Candi Canggal (732 M), ditulis dengan bahasa Sansekerta dan huruf Pallawa
2.      Kedu               : Silsilah dinasti Sanjaya
3.      Kalasan           : Pendirian Candi Kalasan untuk Dewi Tara
4.      Kelurak           : Raja Dharanindra
5.      Sojomerto
·   Candi di Jawa Tengah bagian utara
1.      Dieng              : Dieng
2.      Gedong Songo: Ambarawa
·   Candi di Jawa Tengah bagian selatan dan Daerah Istimewa Yogyakarta
1.      Borobudur       : Magelang
2.      Mendut           : Magelang
3.      Kalasan           : Yogyakarta
4.      Prambanan      : Klaten
5.      Ratuboko        : Yogyakarta
6.      Sari
7.      Sambisari
8.      Sewu
9.      Ngawen
f.       Mataram pindah ke Jawa Timur karena :
·   Menghindari kerja paksa dalam pembangunan candi-candi
·   Menghindari serangan Sriwijaya yang dilakukan Balaputra Dewa, karena kakaknya, Pramudyawardhani menikah dengan orang diluar agama Buddha
·   Meletusnya gunung Merapi

5.      Kerajaan Mataram Hindu Jawa Timur /  Medang Kamulan
a.       Kehidupan Politik
·   Empu Sendok : Pendiri dinasti Isana
·   Isanatunggawijaya
·   Dharmawangsa, programnya:
1.      Membangun sungai Brantas untuk peningkatan perekonomian
2.      Membangun pelabuhan Tuban untuk perdagangan
3.      Melakukan penyerangan ke Sriwijaya, namun gagal karena tewas diserang Sriwijaya
·   Airlangga (TERBESAR) èArti : Wisnu yang menumpang Garudeya, programnya:
1.      Peningkatan Ekonomi : Membangun waduk Hujang Galuh
2.      Ibukota kerajaan di Kahuripan
3.      Pendalaman Sosial Budaya :
a.      Membangun bangunan suci dan asrama
b.      Pembuatan kitab Arjunawiwaha oleh Empu Kanwa
4.      Membagi dua wilayah kerajaan yang dibantu Empu Barada, yakni kerajaan Panjalu yang beribukota Daha/Kediri èMenjadi cikal bakal kerajaan Kediri dan kerajaan Jenggala yang beribukota di Kahuripan. Dua kerajaan ini dibatasi oleh Gunung Kawi.
Lokasi peninggalan sejarah Mataram Kuno Jatim dan Jateng
b.      Peninggalan sejarah / sumber sejarah :
·   Prasasti Calcuta           : Silsilah Empu Sendok
·   Candi Lor
·   Candi Tigawangi
·   Candi Medangkamulan
·   Candi Wengker
·   Candi Suku
·   Candi Ceta
·   Candi Sumbernanas
·   Candi Sumbergurit
c.       Perbedaan Candi Mataram Jateng-DIY dengan Candi Mataram Jatim :
·   Candi Mataram Jateng-DIY :
1.      Ukuran candi              : tambun
2.      Arah Pintu                   : timur
3.      Bahan dasar candi       : batu andesit
4.      Puncak candi               : melengkung
·   Candi Mataram Jatim :
1.      Ukuran candi              : ramping
2.      Arah Pintu                   : barat
3.      Bahan dasar candi       : batu bata
4.      Puncak candi               : kubus

6.      Kerajaan Kediri
a.       Kehidupan politik :
·   Raja Jayawarsa
·   Raja Bameswara
·   Raja Jayabaya (TERBESAR), programnya :
1.      Membuat ramalan Jangka Jayabaya
2.      Dibuatkan Kitab Baratayudha oleh Empu Sedah yang diterjemahkan dalam bahasa Jawa Kuno
3.      Adanya kitab pujian yakni bernama kitab Smaradhana
4.      Raja Saweswara dan Aryeswara
5.      Raja Gandra
6.      Raja Kameswara
7.      Raja Kertajaya, tewas dalam perang Ganter
b.      Corak Ekonomi :
·   Ekonomi maritim
·   Ekonomi agraris : Pajak bumi dan SDA melimpah
·   Mengenal uang emas dan peralatan perang
·   Mengenal SDA bahan tambang
Peta Kerajaan Kediri yang telah mendapat pecahan dari Kerajaan Mataram Hindu Jatim (Medang Kamulan)
c.       Sumber sejarah
·   Prasasti Sarah Keting
·   Prasasti Tulungagung
·   Prasasti Ngantang
·   Prasasti Jaring
·   Prasasti Kamulan

7.      Kerajaan Singasari
a.       Pusat/ibukota : Malang, Jawa Timur
b.      Kehidupan politik :
·   Raja Ken Arok + Ken Dedes (Isteri Kertajaya)
·   Raja Anusapati
·   Raja Tohjaya
·   Raja Ranggawuni + Wisnuwardhani (Anak Tohjaya) èKondisi kerajaan damai
·   Raja Kertanegara (TERBESAR) è Punya ide menyatukan Nusantara, caranya:
1.      Mengadakan pergeseran jabatan
2.      Berbuat baik pada lawan politik/oposisi
3.      Memperkuat dan membangun armada perang
4.      Mengadakan politik luar negeri dengan kerajaan champa untuk menjatuhkan Raja Kubhilai Khan, teman Kerajaan Sriwijaya
5.      Melakukan ekspedisi-ekspedisi seperti :
a.      Ekspedisi Pamalayu
b.      Ekspedisi Jawa Barat
c.       Ekspedisi Bali
d.      Ekspedisi Malaya (Kerajaan Pahang)
e.       Ekspedisi Kalimantan (di Tanjung Pura)
Peta Kerajaan Singasari pascaekspansi masa pemerintahan Kertanegara
c.       Bukti Sejarah
·   Candi :
1.      Jago
2.      Kidul   : Makam Anusapati
3.      Jawi     : Makam Kertajaya
4.      Singasari
·   Kitab-kitab :
1.    Pararaton                     : Raja-raja Singasari
2.    Negarakertagama        : Silsilah raja Majapahit dikarang oleh Empu Prapanca

8.      Kerajaan Majapahit
a.       Ibukota : Trowulan, Mojokerto
b.  Awal mula kerajaan ini berawal dari Raden Wijaya yang mendapat tanah tarik dari Jayakatwang oleh bantuan Aryawirajaya. Tanah ini berisikan kebun Maja, yang buahnya terasa pahit. Maka kerajaan ini bernama Majapahit
c.       Kehidupan Politik :
·   Raden Wijaya                   : Dalam masa pemerintahannya terjadi pemberontakkan yang dilakukan Lembu Sora, Nambi dan Ranggalawe
·   Sri Jayanegara                  : Terjadi pemberontakan yang dilakukan Nambi, Semi dan Kuti. Ia tewas karena dibunuh Empu Tanca, yang disebut peristiwa Patanca. Namun Empu Tanca sendiri tewas ditangan Gadjah Mada. Sejak saat itu Gadjah Mada diangkat menjadi Maha patih dan Raja Sri Jayanegara dimakamkan di Candi Srenggapura
·   Tribuwanatunggadewi         : Dalam masa pemerintahannya, Gadjah Mada diangkat menjadi Maha patih. Dan sejak itu pula Gadjah Mada bersumpah tidak akan menikmati palapa hingga ia menyatukan Nusantara yang disebut Sumpah Palapa.
·   Hayam Wuruk (TERBESAR) : Wilayah kerjaan Majapahit meluas hingga Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Timor Leste dan Filipina Selatan (Pulau Mindanao). Dalam masa pemerintahannya, terjadi Perang bubat sehingga memecahkan hubungan antara Gadjah Mada dan Hayam Wuruk. Perang ini terjadi karena keserakahan Gadjah Mada untuk menguasai Pajajaran, sementara Hayam Wuruk ingin melakukan perkawinan politik dengan anak dari Raja Sri Baduga Maharaja (Raja Pajajaran saat itu).
·   Wikramawardhana            : Terjadi pemberontakan oleh Wirabumi hingga pecahnya perang Paregreg yang memecahkan kerajaan ini.
d.      Sumber Sejarah :
·   Prasasti
1.      Butak
2.      Kudadu
·   Kitab - kitab :
1.      Negarakertagama oleh Empu Prapanca
2.      Sutasoma oleh Empu Tantular
3.      Pararaton
4.      Kunjarakarna
5.      Sundayana : Kisah perang Bubat
6.      Sorandaka
7.      Ranggalawe
8.      Usana Jawa
9.      Usana Bali
·   Candi
1.      Panataran
2.      Sumberjati
3.      Srenggapura
4.      Jabung
5.      Surawana
6.      Puri
7.      Waringin
e.       Alasan kerajaan ini runtuh :
·   Banyak kerajaan melepaskan diri
·   Tidak ada pengganti Gadjah Mada yang cakap
·   Pengaruh Agama Islam di Pulau Jawa dan Sumatera yang berkembang pesat
·   Perang Paregreg yang memecahkan kerajaan Majapahit
·   Banyak terjadi pemberontakan




Konsep keterkaitan kerajaan Hindu-Buddha masa Mataram-Majapahit






0 komentar:

Posting Komentar

 

Sejarah untuk SMA Copyright © 2010 | Designed by: compartidisimo